Arsip

Archive for the ‘umum’ Category

Cara Membuat SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian)

Mei 24, 2011 9 komentar

Buat agan-agan yang tinggal di wilayah Solo, berikut tata cara/ prosedur mengurus SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian). Lumayan ribet sih, tapi mengasyikkan kok..

1. Pertama, buat dulu surat keterangan ke pak RT, lalu minta tanda tangan Pak RW dengan membawa surat keterangan dari RT.

2. Ke kantor kelurahan untuk mendapat surat keterangan.

Untuk dapat surat keterangan Kelurahan, syaratnya fotocopy KK dan KTP, foto 3×4 berwarna 2 lembar, serta surat keterangan dari RT/RW tadi. Biasanya surat dari kelurahan ini berlaku 1 bulan. Jadi saya sarankan cepet-cepet diurus. Dan di sini apa-apanya masih gratis alias belum dipungut biaya.

3. Kemudian langsung meluncur ke Kecamatan.

Disini kita cuma minta cap sebagai bukti bahwa surat pengantar Kelurahan sudah diketahui oleh Kecamatan.

4.  Setelah itu ke Polsek.

Kebetulan Polsek yang saya kunjungi adalah Polsek Jebres karena wilayah saya termasuk Jebres. Alamatnya di Jalan Kolonel Sutarto 20 Jebres Solo. Dekat RS Dr. Moewardi.

Naaah… Pas di Polsek, kita akan ditanyai alasan membuat SKCK, untuk melamar pekerjaan swasta atau instansi pemerintah/ negeri (biasanya untuk CPNS). Baca selanjutnya…

Iklan

Hidup itu: Kejutan!

Agustus 17, 2010 Tinggalkan komentar

Di Rabu pagi yang mendung, panas perlahan tampak dan kadang hilang tanpa irama yang beraturan, tiba-tiba langsung masuk reff tanpa intro, menghajar setiap umat manusia karena panasnya.

Saya yang kala itu sedang bergelora pergi ke kampus, terhenti sudah. Saya membolos untuk kedua kalinya. Tapi aksi bolos kali ini didasari oleh kepentingan yang mendesak, yaitu menyerviskan motor shogun saya yang sudah butut.

Entah kenapa akhir-akhir ini dia begitu manja. Kemudian saya bawa Shogun merk Suzuki itu ke bengkel resmi Yamaha dekat rumah. Pikiran saya pun mulai menampakkan kepicikannya. Saya mengajak serta paman karena beliau kenal dengan salah satu orang di bengkel. Dan alih-alih kemungkinan besar mendapat potongan harga juga berpeluang besar.

Sesampai disana, saya disambut baik oleh si mbak penjaga bengkel. Lalu saya mengatakan keluhan yang dialami motor saya kepadanya. Damn, motor saya benar-benar sakit parah! Oli, cairan absurd yang harus diganti tiga minggu sekali itu terlambat lima bulan.

Dan saya mulai mengalami titik kebosanan season kedua. Saya mulai memainkan lagu Keane di hape, sebuah band papan kelas atas, band favorit saya dari dulu. Lirik-lirik lagu yang menyentuh hati, ditambah alunan musik pianonya Tim Rice-Oxley plus suara vokalisnya Thomas Chaplin yang eksentrik n coooll abiz serta pemegang drum Richard Hughes bikin suasana hati jadi berubah.

Baru sampai setengah perjalannan mendengarkan lagu Bedshaped, mbak penjaga bengkel menggetarkan kursi sebelah sembari memberi segelas Aqua untuk saya. Awalnya saya terusik dengan keberadaan mbak yang menurut saya lumayan cantik. Saya pura-pura jaim dan menghiraukannya. Dan apa yang saya perkirakan terjadi. Sebuah percakapan pun dimulai.

Si mbak pertama kali yang bertanya, “Mbak, rumahnya mana?”

“Eh, deket dari sini kok mbak, dekatnya toko baju Anugrah.”

saya mulai menghentikan hentakan lagu Keane di hape saya. Percakapan basa-basi itu tidak berlangsung lama dan ada kalanya diam sejenak. Dalam momen lubang cacing itu, saya berpikir mencari bahan pembicarraan untuk si mbak. Saya ganti memulai percakapan.

” Mbak kok bisa kerja disini, emang dulu ambil jurusan apa?” Hah, topik yang tidak nyangkut apapun dengan situasi saat itu.

Tapi saya kaget ketika dia mengucapkan, ”Oh, aku dulu D3 UNS (Universitas Sebelas Maret) jurusan pertanian. Jauh banget ya.. ” (Maksud jauh disini adalah spesialisasinya)

“Iya mbak, sekarang cari kerjaan emang sulit.” Saya berlagak sok tahu.

”Lha aslinya orang mana?”

” Aku asli Boyolali dan ngekost disini,” balasnya

Lalu saya mulai nyaman dengan si mbak. Beragam percakapan itu telah mengarahkan bagaimana keadaan sebenarnya si mbak. Kadang saya tidak mengerti saat dia bercerita tentang permotoran. Saya hanya bisa menyimak dan berusaha memahaminya.

Setelah satu jam berlalu tanpa kebosanan berarti, motor saya telah sembuh dari penyakit akutnya. Lega rasanya!

Setelah pulang yang saya dapat adalah pelajaran tentang hidup. Kita tak pernah tahu rencana Allah SWT. Intinya, Allah mempunyai tujuan lain untuk kita dan itulah yang terbaik.

Yes, pembolosan kali ini ada trade off nya. Tak salah saya membolos kuliah. Hahaha… Dan buat si mbak tanpa nama, you inspiring me on those day.

Kategori:umum, Uncategorized

SMP Inklusi di Bandung

Pendidikan inklusi merupakan pendidikan terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK). Berikut ini daftar smp inklusi/ untuk anak yang berkebutuhan khusus di Bandung.  Semoga bermanfuaat..

1.  SMP Plus Temara Ilmu

Alamat: Jalan Gading Utama B10-9A, Puteraco Gading Regency

Website : klik disini 🙂

2.  SMP Mutiara Bunda

Alamat: Jl.Padang Golf No.11 Arcamanik Bandung

Website : klik di sini 🙂

3. SMP Plus Al-Ghifari

Alamat: Jalan Cisaranten 140, Bandung

Website : klik di sini 🙂

Makan Steak Ala Wong Barat

Siapa sih yang nggak pernah makan steak? Tentu semua orang pernah merasakannya. Makanan ini terlalu enak buat lidah saya dan kata orang sih, menyehatkan pula.
*ganti slide*
Begini ceritanya. Bapak saya ngajak sekeluarga mengisi perut ke salah satu warung steak ternama di Solo. Wuih, saya bingung bukan kepalang. Banyak menu makanan yang tidak saya kenal (maklum karena wong ndeso beneran), tapi akhirnya saya memutuskan untuk memesan chicken hot plate, nama yang keren abis (menurut saya). Chicken hot plate = piring panas ayam, bukan?? Saya suka menyebutnya dengan nama steak saja karena lebih efisien kata-kata.

*Tarrrraaa* Tapi..

Saya bergidik menyaksikan tingkah orang-orang. Benar-benar pemandangan yang tidak lazim. Pisau di tangan kanan, garpu di tangan kiri. Lalu makan steak pake tangan kiri dengan garpu. Apakah pemikiran saya kali ini salah?

Merupakan hal yang tabu jika kita makan menggunakan tangan kiri. Orang tua saya saja selalu mengingatkan ”makan pake tangan kanan ya, nduk…”. Tapi saat orang-orang memakan steak, mereka menggunakan tangan kirinya yang notabene tidak sopan menurut adat Jawa.

Tanpa sadar westernisasi sudah menyebar ke kebudayaan kita. Apa yang menjadi kebiasaan orang barat ditiru. A western style. Dan terus terang saya tidak begitu suka. Tapi a western style tak selamanya  buruk.

Mending kita makan ala KFC *ups, nyebut merk* dimana kebiasaan adat jawa masih lekat di dalamnya. Ya, kita bisa makan dengan tangan telanjang alias dipuluk. So, lebih memilih makan chicken pake piring panas atau puluk?
Tergantung Anda, sodaraku…
Kategori:umum, Uncategorized Tag:,

Pesona Catwalk Jalanan

Juni 24, 2010 2 komentar

Rasanya tak ada hentinya jika saya bicara tentang Solo. Berbicara tentang budayanya, adat istiadat, makanan khas,  pergelaran seni, dan sebagainya; bisa dikata Solo merupakan negeri impian buat para seniman dan penikmat seni tentunya.

Solo Batik Carnival 3, yang diadakan tanggal 23 Juni 2010 di jalan Slamet Riyadi, Solo (yap, baru kemarin) adalah salah satu pergelaran seni jalanan yang apik, artisitik, sekaligus futuristik. Pokoknya dijamin puas. Tema yang diangkat kali ini adalah Sekar jagad yang memiliki arti kembang dunia, merupakan sebuah perwujudan dari keindahan dan keselarasan lingkungan.

Flora kuningFlora kuning

Fauna bentuk kupu-kupu

Flora ungu, warna favorit saya. hehe...Flora / bunga warna ungu

Fauna kupu-kupu yang super besar.

Flora yang berbentuk bunga oranye.

Ternyata Solo nggak kalah juga dengan festival-festival lain di Indonesia. Tapi ada sesuatu hal yang mengganjal di benak saya. Festival kali ini lebih mengedepankan bentuk kostum daripada batiknya sendiri. Memang, ada balutan batik diberbagai kostum, tapi tidaklah dominan. Mungkin supaya tidak terlalu melulu batik dan terlihat futuristik. Overall, semuanya sangat menarik untuk ditonton.

Hal ini lebih membuat saya sadar betapa indahnya kota asal, kota tempat saya dilahirkan, dibesarkan dan saya bangga jadi wong Solo. Sodara-sodara, kapan-kapan mampir ke Solo yah…

Kenakalan Remaja (Delikuensi)

Januari 21, 2010 1 komentar

Kenakalan remaja (delikuensi) merupakan sikap-sikap dan aktivitas anak-anak remaja yang bertentangan dengan norma-norma sosial. Sifat kenakalan remaja sangat bervariasi, dari kenakalan remaja biasa yang bersifat iseng untuk mencari perhatian misalnya vandalisme (mencorat-coret fasilitas umum) sampai bentuk tindak kejahatan, seperti tawuran/ perkelahian pelajar, minuman keras, penyalahgunaan narkoba, perampokan, seks bebas, pemerasan, pencurian, bahkan pembunuhan.

Kenakalan remaja pada umumnya ditandai oleh dua ciri berikut:

1. Adanya keinginan untuk melawan, seperti dalam bentuk radikalisme.

2. Adanya sikap apatis yang biasanya disertai dengan rasa kecewa terhadap kondisi masyarakat.

Secara konkrit hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinya kenakalan remaja adalah sebagai berikut : Baca selanjutnya…

Kategori:umum Tag:, ,

Berwisata ke Tempat Persembunyian Terakhir Noordin

Oktober 3, 2009 Tinggalkan komentar

Tempat persembunyian terakhir Noordin ternyata menjadi daya tarik bagi pengunjung yang penasaran. Termasuk saya juga, sodara.

Walau jarak rumah saya dengan tempat itu lebih kurang 1,5 km saja, saya baru sempat berwisata kemarin. Tujuannya hanya ingin melihat, seberapa lihai dan pintarkah seorang Noordin (baca: pak Udin) mencari lokasi persembunyian hingga menjadikan Mojosongo, Solo sebagai tempat terakhirnya. Selain itu juga ingin mengetahui kondisi terakhir di sana.

Ketika akan masuk ke tempat persembunyian terakhir Noordin, saya melihat papan penunjuk yang intinya mengajak wisatawan biar tidak kesasar alias tersesat. Begitulah.

Papan nama

Jalan menuju ke sasaran memang cukup terjal dan berpasir. Banyak pohon-pohon besar pula, sodara. Garis-garis polisi juga masih saja terpasang mengelilingi tempat persembunyian terakhir Noordin yang ditutupi seng berwarna hijau.

Omah Noordin depan

Rumah bagian depan

Yang datang berkunjung masih saja banyak walau Baca selanjutnya…

%d blogger menyukai ini: