Beranda > ekonomi islam > Konsep Perolehan, Pemilikan, dan Penggunaan Harta Individu

Konsep Perolehan, Pemilikan, dan Penggunaan Harta Individu

Konsep perolehan harta Individu

Sebab-sebab perolehan harta individu:

  1. Bekerja, mengeluarkan tenaga dan harta, baik bekerja sendiri, bekerja untuk orang lain atau bekerja bersama orang lain
  2. Warisan
  3. Dalam keadaan darurat
  4. Pemberian Negara
  5. Tidak mengeluarkan tenaga dan harta

Konsep Pemilikan harta individu

1. Untuk Lahan Pertanian

Pemilikan pada lahan beserta dengan hasil pertanian karena merupakan tanah kharajiyah

Pemilikan hanya pada hasil pertanian karena merupakan tanah ‘usyriyah

2. Untuk selain Lahan Pertanian

(tambang skala kecil, mobil, buku, rumah, dll)

Konsep Penggunaan Harta Individu

  1. Penggunaan wajib

Pemilikan pada lahan beserta dengan hasil pertanian

  • Wajib ditanami
  • Hasil pertanian
  • Wajib dikeluarkan zakatnya pada saat panen, jika termasuk pertanian yang hasilnya harus disakati
  • Wajib dikeluarkan pungutan kharajiyah
  • Wajib digunakan memenuhi kebutuhan individu, keluarga dan orang dalam tanggungan
  • Lain-lain penggunaan yang wajib

Pemilikan hanya pada hasil pertanian

  • Wajib ditanami
  • Hasil Pertanian
  • Wajib dikeluarkan zakatnya pada saat panen, jika termasuk pertanian yang hasilnya harus disakati
  • Wajib dikeluarkan pungutan usyriyah
  • Wajib digunakan memenuhi kebutuhan individu, keluarga dan orang dalam tanggungan
  • Lain-lain penggunaan yang wajib

Selain Lahan Pertanian

  • Wajib digunakan memenuhi kebutuhan individu, keluarga dan orang dalam tanggungan
  • Lain-lain penggunaan yang wajib

2. Penggunaan sunah

Kelebihan setelah digunakan untuk yang wajib disunahkan disedekahkan kepada orang yang membutuhkan

3. Penggunaan mubah

Kelebihan setelah digunakan untuk yang wajib dan sunah diperbolehkan dibisniskan dalam bisnis yang syar’i

4. Penggunaan makruh

Semua harta yang dimiliki seorang individu haran digunakan untuk hal-hal yang tidak berguna

5. Penggunaan haram

  • Semua harta yang dimiliki seorang individu haran digunakan untuk hal-hal yang diharamkan oleh Agama Islam.
  • Lahan tidak boleh diterlantarkan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: